Menjalankan restoran atau cafe bukan hanya soal membuat menu yang enak. Ketersediaan bahan baku juga menjadi bagian penting dari operasional harian.
Kekurangan satu bahan saja bisa membuat menu tidak dapat disajikan. Sebaliknya, membeli terlalu banyak bahan juga berisiko menyebabkan pemborosan.
Karena itu, pemilik bisnis kuliner perlu mengetahui bahan makanan yang paling sering digunakan restoran dan cafe serta mengatur pengadaannya dengan baik.
Berikut beberapa bahan yang umum dibutuhkan.
1. French Fries
French fries menjadi salah satu menu pendamping yang sangat populer. Kentang goreng biasanya digunakan sebagai pendamping steak, burger, ayam, hingga berbagai menu snack.
Untuk kebutuhan restoran dengan volume tinggi, french fries frozen dapat menjadi pilihan praktis karena lebih mudah disimpan dan digunakan sesuai kebutuhan.
2. Beef
Daging sapi digunakan untuk berbagai jenis menu, mulai dari steak, burger, rice bowl, pasta, hingga menu grill.
Restoran sebaiknya memilih jenis dan potongan daging sesuai dengan karakter menu yang dijual.
3. Beef Tenderloin
Bagi restoran yang menyediakan menu steak, tenderloin menjadi salah satu bahan yang banyak dicari.
Tenderloin dikenal sebagai potongan daging yang memiliki tekstur lembut dan sering digunakan untuk menu steak premium.
4. Salmon
Salmon dapat digunakan untuk berbagai menu restoran, seperti grilled salmon, pasta, salad, rice bowl, hingga menu ala Jepang dan Western.
Ketersediaan salmon dalam bentuk frozen juga membantu restoran menjaga stok tanpa harus melakukan pengadaan setiap hari.
5. Strawberry Frozen
Cafe membutuhkan bahan yang berbeda dengan restoran. Salah satunya adalah buah untuk minuman dan dessert.
Strawberry frozen dapat digunakan untuk smoothie, milkshake, dessert, saus, maupun berbagai kreasi minuman.
6. Blueberry Frozen
Blueberry juga banyak digunakan dalam bisnis cafe dan dessert.
Bahan ini dapat digunakan untuk smoothie, topping, dessert, pancake, waffle, hingga berbagai menu minuman.
7. Cranberry Frozen
Cranberry dapat menjadi pilihan bahan untuk membuat variasi minuman dan dessert.
Penggunaan buah frozen memungkinkan cafe memiliki stok buah yang dapat digunakan sesuai kebutuhan operasional.
8. Hashbrown
Selain french fries, hashbrown juga banyak digunakan untuk menu sarapan maupun makanan pendamping.
Hotel, cafe, restoran breakfast, dan bisnis catering dapat menggunakan hashbrown sebagai salah satu pilihan menu yang praktis.
9. Paprika
Paprika sering digunakan dalam masakan Western, pasta, pizza, salad, steak, hingga berbagai menu tumisan.
Warna paprika yang beragam juga dapat membantu memberikan tampilan yang lebih menarik pada hidangan.
10. Sweet Corn
Jagung manis menjadi bahan yang cukup fleksibel. Bahan ini dapat digunakan untuk sup, pizza, salad, tumisan, pasta, hingga berbagai menu pendamping.
Untuk dapur dengan kebutuhan tinggi, sweet corn frozen dapat membantu mempermudah persiapan bahan.
11. Capcay
Capcay dapat menjadi salah satu pilihan menu sayuran untuk restoran. Penggunaan bahan yang sudah dipersiapkan juga dapat membantu mempercepat proses produksi di dapur.
12. Dry Spaghetti
Restoran dan cafe yang memiliki menu pasta membutuhkan pasta sebagai salah satu bahan dasar.
Dry spaghetti relatif mudah disimpan dan dapat digunakan sesuai kebutuhan sehingga cocok untuk operasional dapur dengan menu pasta.
13. Sayuran Frozen
Sayuran frozen dapat membantu restoran menjaga ketersediaan bahan tertentu tanpa harus melakukan persiapan dari awal setiap hari.
Jenis sayuran yang digunakan tentunya dapat disesuaikan dengan menu restoran.
14. Bahan Pendamping Steak
Restoran steak tidak hanya membutuhkan daging.
French fries, sayuran, jagung, paprika, saus, dan berbagai bahan pendamping lainnya juga perlu disiapkan agar satu menu dapat disajikan secara lengkap.
Karena itu, pengadaan bahan baku sebaiknya dilihat sebagai satu kesatuan kebutuhan dapur.
15. Bahan Makanan untuk Menu Cafe
Cafe biasanya membutuhkan kombinasi bahan makanan untuk minuman, dessert, makanan ringan, hingga makanan utama.
Buah frozen seperti strawberry, blueberry dan cranberry dapat menjadi salah satu pilihan bahan untuk memperluas variasi menu.
Bagaimana Cara Mengatur Pengadaan Bahan Makanan Restoran?
Pengadaan bahan makanan sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan harga.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
- Konsistensi kualitas produk
- Ketersediaan stok
- Kapasitas penyimpanan
- Frekuensi penggunaan
- Masa simpan produk
- Kemudahan pemesanan
- Kemampuan supplier memenuhi kebutuhan secara rutin
Semakin besar restoran, semakin penting memiliki sistem pengadaan bahan baku yang teratur.
Satu Supplier untuk Berbagai Kebutuhan
Restoran sering kali membutuhkan banyak jenis bahan makanan sekaligus. Mulai dari daging, seafood, kentang, sayuran, buah frozen, hingga bahan untuk pasta.
Menggunakan supplier yang menyediakan berbagai kebutuhan dapat membantu bisnis kuliner menyederhanakan proses pengadaan dan mengurangi kebutuhan bertransaksi dengan terlalu banyak pemasok.
Kongkie Malindo menyediakan berbagai kebutuhan bahan makanan untuk restoran, cafe, hotel, catering, dan bisnis kuliner, mulai dari frozen fruit, beef, salmon, french fries, hashbrown, paprika, sweet corn, capcay hingga dry spaghetti.
Dengan pilihan produk yang beragam, kebutuhan bahan baku dapat disesuaikan dengan jenis menu dan kebutuhan operasional masing-masing bisnis.
Kesimpulan
Bahan makanan yang dibutuhkan restoran dan cafe sangat bergantung pada konsep serta menu yang dijual. Namun, beberapa bahan seperti beef, salmon, french fries, hashbrown, buah frozen, sayuran, paprika, sweet corn, dan pasta cukup umum digunakan dalam berbagai bisnis kuliner.
Yang terpenting bukan hanya memiliki bahan baku, tetapi memastikan kualitas, ketersediaan, penyimpanan, dan pengadaan dapat berjalan secara konsisten.
Bagi restoran atau cafe yang sedang mencari supplier berbagai bahan makanan, Kongkie Malindo dapat menjadi salah satu pilihan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku secara lebih praktis.

Tinggalkan Balasan